Pages

Ads 468x60px

Brand Lokal Go International Jilid 1

Dikehidupan kita sehari-hari brand2 berikut ini pasti udah ga asing lagi di benak kita karena kita pun sering mengkonsumsi dan menggunakan produk2 ini cuma yang buat terkejut adalah brand2 ini tenyata udah melanglang buana ke penjuru dunia..Selama ini yang kita dengar Indonesia adalah sarangnya para koroptur kelas kakap n sekarang lebih sadis lagi jadi destinasi para gembong narkoba kelas internasional..Hadeh..hadeh waktu buat artikel ini saya bangga ma anak negeri bisa juga menghasilkan produk2 berkualitas n ga kalah hebat dengan produk import di kelas nya..U/ lebih rinci kita intip yuks sob:

1. Lea

Muncul perdana pada tahun 1979 dengan mengusung tema "American Style Casual Clothing And Accessories". Masalah model dan kualitas, tak perlu diragukan lagi. Brand ini adalah produk kualitas ekspor. Jadi pasti tidak pernah kalah saing dan selalu berdiri sejajar dengan jeans merk luar negeri di pusat perbelanjaan manapun. Makanya ga herran kalo Lea jadi Leader Denim's and Sportwear di Indonesia..Two thumbs up lah pokoke..


2.Tomkins

 Brand ini pertama kali memproduksi sepatu olahraga yang beroperasi secara komersil pada tahun 1989 dan sekarang telah berhasil menyediakan berbagai macam model dan jenis sepatu olahraga. Ukurannya pun lengkap dari sepatu dewasa shingga anak-anak. Pabriknya berada di Jl. Raya Rancabolang - Bandung. Anda tidak perlu heran dengan kesan namanya yang sangat luar negeri. Tomkins benar-benar produk lokal, asli Indonesia.


3. J.CO Donuts and Coffe

Adalah Restoran dan waralaba yang mengkhususkan produknya dalam donat, yogurt beku dan kopi. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2005 dan dimiliki oleh Johnny Andrean Group. J.CO Donuts & Coffee dan buka pertama kali di Supermall Karawaci. J.Co telah berhasil mengembangkan sayapnya hingga ke Malaysia, Singapura, Shanghai dan Filipina.
Outlet nya pun berada di kawasan dan mall elite di negara-negara tersebut..Bravo ya om Jhonny kibarkan terus J.Co nya sampe ke Eropa dan Amerika ya om..



4. Maspion

Adalah M=Mengajak, A=Anda, S=Selalu, P=Percaya, I=industri, O=Olahan, N=Nasional. Ga heran kalo semboyannya adalah “Cintailah produk-produk Indonesia!”. Maspion berdiri tahun 1962 di Surabaya berawal dari industri lampu teplok rumahan sederhana warisan sang ayah pelan-pelan Alim Markus pun mulai mengembangkan produksinya yang awalnya cuma lampu teplok, alat2 rumah tangga hingga pipa PV. Maspion pun telah memasok produknya hingga Amerika dan beberapa negara berkembang di dunia..





5. Polygon

Pasti anda mengenal merek sepeda yang satu ini. Mulai dari sepeda gunung, sepeda mini, sepeda BMX, sampai sepeda lipat telah dikeluarkan oleh pabrik sepeda yang berlokasi di Wadungasih Sidoarjo, Jawa Timur. Soal kualitas, anda tidak perlu meragukannya. Banyak pengguna biasa sampai komunitas penggemar sepeda memakai produk lokal ini. Rupanya pemilik Polygon memilih strategi bisnisnya dengan menjual barangnya di luar negeri lebih dahulu sebelum menjualnya di dalam negeri, agak miris memang alasan dia mengambil taktik seperti ini, yang rupanya disebabkan karena orang-orang Indonesia cenderung lebih percaya dengan produk luar negeri ketimbang produk lokal. Polygon telah menjual produknya ke 5 benua dengan tujuan ekspor ke 50 negara. Bravo..


6. Polytron 

Mungkin saja di rumah anda memiliki tv, radio tape atau alat elektronik lain ber-merk Polytron. Tapi saya yakin kebanyakan anda tidak mengetahui kalau ternyata produk ini asli Indonesia. Perusahaan yang mempunyai pabrik di Kudus dan Semarang ini bisa dibilang sudah jaminan kualitas. Produk pertamanya adalah TV hitam putih 20" yang lahir pada tahun 1978. Tahun berikutnya keluar TV berwarna 22" & 26". Bicara soal kualitas ga kalah sama merek jepang dan korea yang sekarang makin menjamur di pasaran.




7. Byon 

Notebook BYON merupakan langkah awal menuju terbentuknya manufaktur nasional, memberikan peluang berbagai pihak ikut mengembangkan komponen-komponen komputer yang menuju ke arah standardisasi. Artinya, pendekatan komponen secara blok (Common Building Block) memacu untuk membangun sendiri baterai, keyboard, adaptor listrik, pacu optik, monitor LCD, serta panel depan untuk dibuat secara lokal.  Dengan harga jual yang lebih murah, Byon bukanlah produk asal-asalan. Kehadiran Byon membuktikan bangsa kita juga mampu membuat produk berteknologi tinggi. Jadi jangan heran jika produk ini terkenal murah, mengapa? Karena ini produk indonesia jadi ga kena pajak. Produk ini pun telah diekspor ke 11 negara asia pasifik.


8. CFC

Tahukah Anda bahwa perusahaan ini merupakan perusahaan Indonesia. Cita rasa hidangannya dikemas pas untuk selera lidah khalayak Indonesia, namun penyajian dan suasana gerainya berkelas internasional. Awalnya, perusahaan ini bernama California Pioneer Chicken. Namun sejak tahun 1988, namanya diganti menjadi California Fried Chicken hingga sekarang. Restoran yang dikelola PT Pioneerindo Gourmet Tbk itu tidak ada keterkaitan bisnis sama sekali dengan pihak atau perusahaan asing manapun.Hingga berumur 29 tahun di tahun 2012 ini telah memiliki lebih dari 178 gerai yang tersebar di banyak kota Indonesia.

9. Essenza

Produk ini pertama kali muncuk di layar kaca dengan slogan "No Tile Like It" merupakan produk asli Indonesia yang sukses diekspor ke Italia yang notabene adalah negara penghasil keramik terbaik di dunia, juga 25 negara lainnya. Berbasis di Tangerang, sejak produksi komersialnya tahun 2003, PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk telah mengekspor ke Singapura dan Amerika Serikat, dan berhasil. Jadi sebagai anak bangsa kita patut bangga bila rumah kita berlantaikan Essenza.




10. Excelso

Pertama dibuka pada bulan September 1991 di Plaza Indonesia. PT. Excelso Multi Rasa yang berdiri sejak tahun 1990 adalah anak perusahaan dari Kapal Api Group. Kapal Api sendiri berdiri sejak tahun 1927, bergerak dibidang usaha kopi dengan merk pertama Kopi Kapal Api dan saat ini telah menjadi pemimpin pasar dalam penjualan kopi adi Indonesia. Adapun kopi lokal yang ditawarkan di gerai ini adalah Kopi Luwak (yang sudah tersohor ke seluruh penjuru dunia & merupakan salah satu kopi termahal di dunia), Kopi Kalosi Toraja, Kopi Lanang Toraja, Kopi Sumatera Mandheling dan Kopi Java Estate. Jumlah gerai EXCELSO saat ini telah mencapai  80 buah gerai yang tersebar dilebih dari 24  kota di Indonesia. So, mulai sekarang jangan ngopi di gerai tetangga lagi ya pan da ada gerai lokal kelas internasional.



20 comments:

  1. Wooww,,baru tahu saya,,selain nomor 4 selama ini saya kira merek luar negeri.Info yang bermanfaat kawan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehheee sama sob waktu buat artikel ini ane sempat kaget2 dibuatnya tunggu jilid 2 nya ya sob..
      thank u..

      Delete
  2. link agan sdh saya pasang diblok kami, silakan pasang link kami juga and saling follow/joint?

    ReplyDelete
    Replies
    1. wokeh gan segera dipasang..
      thank u..

      Delete
  3. Wah J.CO ada. Kbetulan saya pelanggan setia J. CO nih..hehehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Senang klo sob suka jajan makanan lokal..
      hidup produk2 indonesia..
      yippi..

      Delete
  4. CFC sekarang sudah kalah pamor, miris.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sedih juga sob klo di medan outlet CFC udah susah nemu di tengah kota klo pun ada udah di daerah coret..padahal ayam goreng n nugget nya enak juga koq :)
      moga2 CFC bisa bangkit lg..

      Delete
  5. tomkins, salah satu merek sepatu ane tuh :D

    http://expost-jr.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Senang klo sob suka pake produk lokal..
      terus pake produk lokal ya sob..
      yippii..

      Delete
  6. Kaget saat dibilang CFC bikinan orang Indonesia. Kalau ayam mbok berek tau :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tau sob ma ayam goreng mbok berek..enak tenan..
      Ane juga baru tau waktu buat ulasan ini sob..
      thank u..

      Delete
  7. Cuma Lea yang baru aku tahu kalau itu buatan dlm negri..

    ReplyDelete
    Replies
    1. tunggu jilid 2 nya ya sis msh byk brand lokal yg mendunia :)

      Delete
  8. wowwwwwwwwww ! haaha salam blogger

    ReplyDelete
  9. Waduh Ternyata "CARDINAL" Tidak masuk yach, Pedahal Saya Suka kardinal kalau lagi kurang uang Saku untuk Beli "LEA"..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehheee cardinal produk lokal sob cuma ga go internasional :)
      thank u 4 coming..

      Delete